Yogyakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Auditorium Prof. Dr. Atje Partadireja, Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII), Yogyakarta (30/06/2026)

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) AFEBSI, Achmad Rozi, S.E., M.M., CPHCM, sebagai bagian dari penguatan organisasi di tingkat daerah sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. Acara tersebut dihadiri para pimpinan perguruan tinggi, dekan FEB, akademisi, serta mitra strategis AFEBSI.

Ketua DPD AFEBSI DIY periode 2026–2031, Prof. Johan Arifin, S.E., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan diarahkan menjadi wadah kolaboratif yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“AFEBSI hadir bukan sekadar sebagai organisasi profesi, tetapi sebagai ruang bersama untuk memperkuat sinergi, membangun kolaborasi akademik, meningkatkan mutu kelembagaan, serta mendorong inovasi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan pendidikan tinggi saat ini menuntut setiap fakultas untuk tidak berjalan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, AFEBSI DIY berkomitmen membangun jejaring kerja sama yang lebih luas melalui penyelenggaraan seminar nasional, riset kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen, hingga pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan industri.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPN AFEBSI, Achmad Rozi, S.E., M.M., CPHCM, mengingatkan bahwa AFEBSI dibentuk sebagai rumah besar bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia untuk memperkuat posisi perguruan tinggi swasta dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi nasional maupun global.

Ia menegaskan bahwa terdapat tiga mandat utama yang harus menjadi perhatian seluruh pengurus daerah, yakni memperkuat kolaborasi akademik antarfakultas, meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta memberikan kontribusi pemikiran strategis terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.

“AFEBSI harus menjadi pusat kolaborasi, pusat inovasi, dan pusat pengembangan kapasitas akademik. Organisasi ini harus mampu menghadirkan program-program yang memberikan nilai tambah bagi anggota sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis di Indonesia,” tegas Achmad Rozi.

Lebih lanjut disampaikan bahwa AFEBSI akan terus mengembangkan berbagai program nasional, di antaranya rekognisi dosen, sertifikasi kompetensi, webinar nasional, konferensi ilmiah, publikasi bersama, book chapter, penguatan akreditasi, hingga pengembangan Forum Guru Besar AFEBSI sebagai pusat pemikiran strategis bidang ekonomi dan bisnis.

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar DPN AFEBSI yang juga Guru Besar FBE UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., menyampaikan bahwa keberadaan AFEBSI memberikan nilai strategis bagi perguruan tinggi swasta melalui penguatan jejaring nasional, peningkatan kompetensi dosen, serta akses terhadap berbagai kegiatan akademik berskala nasional.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kata kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat.

“Perguruan tinggi tidak lagi cukup bersaing sendiri, tetapi harus membangun kekuatan melalui kolaborasi. AFEBSI menjadi salah satu instrumen penting untuk mempertemukan potensi-potensi terbaik dari berbagai Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Indonesia,” ungkapnya.

Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan forum diskusi mengenai arah pengembangan program kerja DPD AFEBSI DIY lima tahun ke depan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan, penguatan riset kolaboratif, pemberdayaan dosen dan mahasiswa, pengembangan jejaring internasional, serta kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan ekonomi masyarakat.

Dengan kepengurusan baru tersebut, DPD AFEBSI DIY diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta melalui semangat Kolaborasi, Sinergi, dan Daya Saing, sekaligus memperkuat kontribusi akademisi dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 (red)